Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

PT Indexim Utama

RENCANA PENGELOLAAN PERIODE 2022-2031

PDFCetakE-mail

Oleh administrator Jumat, 04 November 2022 01:23

RENCANA PENGELOLAAN PBPH PT INDEXIM UTAMA

PERIODE 2022 – 2031

 

PBPH PT Indexim Utama adalah unit usaha yang telah diberi hak untuk mengelola kawasan hutan berdasarkan SK Menteri Pertanian Nomor 639/Kpts/Um/10/1977, tanggal 29 Oktober 1977 atas areal seluas 73.000 ha untuk jangka pengusahaan hutan selama 20 tahun. Akhirnya pada tanggal 30 September 1999, PT INDEXIM UTAMA memperoleh izin perpanjangan PBPH yang kedua berdasarkan SK Menteri Kehutanan No.806/Kpts-VI/1999 luas 52.480 ha untuk jangka pengusahaan hutan selama 55 tahun. Berdasarkan ketentuan Pasal 387 huruf a PerMenLHK No. 8 Tahun 2021 tentang Tata Hutan dan Penyusunan Rencana Pengelolaan Hutan, serta Pemanfaatan Hutan di Hutan Lindung dan Hutan Produksi, ditetapkan bahwa pada saat Peraturan Menteri tersebut mulai berlaku Izin Pemanfaatan Hutan yang diterbitkan oleh Menteri/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal/gubernur/bupati/walikota sebelum berlakunya Peraturan Menteri ini,  dinyatakan tetap berlaku, selanjutnya dipersamakan sebagai Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan maka terbitlah SK Menteri Kehutanan No. 1437/MENLHK/SETJEN/HPL.0/12/2021 tentang Perubahan Atas Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan Nomor  806/Kpts-VI/1999 tanggal 30 September 1999 tentang Pembaharuan Hak Pengusahaan Hutan PT. INDEXIM UTAMA CORPORATION di Provinsi Daerah Tingkat I Kalimantan Tengah seluas ± 52.480 Ha.

PBPH PT Indexim Utama akan tetap berkomitmen dan berperan aktif dalam menjamin kepada pasar bahwa kayu yang dihasilkan berasal dari hutan yang dikelola secara lestari serta memastikan adanya keseimbangan pada aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi melalui penerapan prinsip pengelolaan Hutan Produksi Lestari (PHPL) dan standard dari Forest Stewardship Council® (FSC®) sesuai dengan Visi dan Misi PBPH PT Indexim Utama. Sehubungan dengan hal tersebut PBPH PT Indexim Utama telah mendapatkan Sertifikat Mandatory PHPL No. 002/LPPHPL-018/TRANsTRA dan Sertifikat Voluntary FSC® SGSCH-FM/COC-009890.

Visi dan Misi PBPH PT Indexim Utama sebagai berikut:

A. Visi Perusahaan

  1. Visi PBPH PT Indexim Utama adalah Pengelolaan hutan produksi secara lestari untuk kesejateraan bersama.

B. Misi Perusahaan

  1. Mengelola hutan produksi secara lestari dengan memperhatikan dan memperhitungkan prinsip-prinsip kelestarian produksi, ekologi dan sosial dengan mentaati peraturan perundangan dan persyaratan dalam pengusahaan hutan dan perlindungan lingkungan.
  2. Melakukan pencegahan kerusakan lingkungan akibat pengusahaan hutan.
  3. Melaksanakan perbaikan berkelanjutan dalam rangka mencapai derajat pengelolaan hutan lestari.

Guna rencana kegiatan yang terarah, terpadu, terukur, terkontrol dan mudah dalam pengawasan maka PBPH PT Indexim Utama menyusun Rencana Pengelolaan dalam periode sepuluh tahun kedepan (2022 – 2031), berdasarkan Rencana Kerja Usaha Pemanfaatan Hutan (RKUPH) Periode 2022 – 2031 yang telah disahkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sesuai SK.7715/MenLHK-PHPL/UHP/HPL.1/11/2021 tanggal 29 November 2021.

Sesuai dengan RKUPH tersebut sistem silvikultur yang digunakan PBPH PT Indexim Utama adalah Tebang Pilih Tanam Indonesia (TPTI) dengan Etat Luas 1.310,16 Ha/th dan Etat Volume 91.767,67 m3/th. Pada tahun 2012 areal PBPH PT Indexim Utama telah selesai dilakukan Tata Batas sepanjang 157,18 Km dan telah dilakukan penetapan areal kerja berdasarkan Surat Keputusan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) No. 8/I/IUPHHK-HA/PMDN/2017. Penataan Areal Kerja periode 2022 – 2031 mencakup peruntukan areal:

A. Kawasan Lindung :

  1. Sungai dan Sempadan Sungai seluas 2.262,42 Ha
  2. Buffer Zone Hutan Lindung seluas 5.215,72 Ha
  3. Hutan Rotan Masyarakat seluas 2.553,15 Ha
  4. Hutan dengan Nilai Konservasi Tinggi (NKT) seluas 279,79 Ha
  5. Kawasan Pelestarian Plasma Nutfah (KPPN) seluas 300 Ha
  6. Kebun Benih seluas 701,12 Ha

B. Areal Produksi :

1. Hutan Primer

  • Areal tebangan seluas 996,64 Ha

2. Hutan Sekunder

  • Areal tebangan seluas 35.122,99 Ha
  • Calon Petak Ukur Permanen (PUP) seluas 429,86 Ha

3. Non Hutan seluas 2.755,28 Ha

4. PUP (Petak Ukur Permanen) seluas 200 Ha

5. Sarana Prasarana seluas 650 Ha

6. APL (Areal Penggunaan Lain) seluas 779,07 Ha

Tahapan Kegiatan Tebang Pilih Tanam Indonesia (TPTI) periode 2022 – 2031 meliputi :

  1. Penataan Areal Kerja (PAK) seluas 16.919,97 Ha
  2. Inventarisasi Tegakan Sebelum Penebangan (ITSP) seluas 16.920 Ha
  3. Pembukaan Wilayah Hutan (PWH) sepanjang 284,55 Km dengan rincian :
    • Jalan utama sepanjang 94,85 Km
    • Jalan cabang sepanjang 189,70 Km
  4. Pemanenan seluas 14.298 Ha dengan taksiran volume tebang 744.998,40 m3
  5. Penanaman terdiri dari beberapa kegiatan:
    • SILIN seluas 1.500 Ha
    • Rehabilitasi seluas 418 Ha
    • Kanan Kiri Jalan seluas 400 Ha
    • Areal Non Hutan seluas 1.000 Ha
  6. Pemeliharaan Tanaman terdiri dari beberapa tahap:
    • Tahap I (Et+3) seluas 3.318 Ha
    • Tahap II (Et+4) seluas 3.281 Ha
    • Tahap III (Et+5) seluas 3.265 Ha
  7. Pembebasan Pohon Binaan total seluas 13.792 Ha
  8. Perlindungan dan Pengamanan Hutan seluas 14.298,03 Ha dengan kegiatan:
    • Pembentukan Satgas Damkarhut
    • Pencegahan illegal logging
    • Peningkatan kesadaran masyarakat (penyuluhan) tentang kebakaran lahan & hutan
    • Pembinaan daerah perladangan
    • Pencegahan perambahan hutan
    • Pengadaan Sarpras kebakaran
    • Perlindungan hama penyakit tanaman
    • Pemasangan papan peringatan
    • Perlindungan flora-fauna
  9. Pemasaran dengan penjualan ke industri grup sebesar 95% dan penjualan lokal 5%
  10. Rencana pemenuhan tenaga profesional bidang kehutanan (GANIS-PHPL) sebanyak 7 orang untuk memenuhi standart sebanyak 18 orang
  11. Rencana Tenaga Kerja yang diserap sebanyak 354 orang tenaga harian
  12. Rencana Kelola Sosial dilakukan di Desa Muara Mea, Desa Lampeong I, Desa Lampeong II, Desa Berong dan Desa Payang dengan rincian sasaran pembinaan, sebagai berikut:
    • Peningkatan pendapat, tumbuhnya ekonomi masyarakat pedesaan yang berwawasan lingkungan
    • Penyediaan sarana dan prasarana sosial
    • Penciptaan kesadaran dan perilaku positif dalam kelestarian sumber daya alam
  13. Rencana kegiatan Kelola Lingkungan mencakup :
    • Komponen fisik kimia
    • Komponen biologi
    • Komponen sosial ekonomi dan budaya
    • Komponen kesehatan masyarakat
  14. Rencana kegiatan Penelitian dan Pengembangan mencakup aspek:
    • Silvikultur
    • Produksi
    • Lingkungan
    • Sosial budaya
  15. Rencana Peralatan tertuang dalam dokumen RKTPH
 

Produksi

PDFCetakE-mail

Oleh Administrator Rabu, 27 Juni 2012 07:12

Perencanaan
Kegiatan dimulai dengan Penataan Areal Kerja dan kemudian dilanjutkan dengan kegiatan Inventarisasi Tegakan Sebelum Penebangan (ITSP) dengan IS 100% sehingga dapat dihasilkan LHC, peta sebaran pohon, peta kontur serta penandaan jalan utama, jalan cabang dan jalan sarad.

Pemanenan
Pemanenan berdasarkan RKUPHHK PT. Indexim Utama yang disusun berbasis IHMB dan telah disetujui oleh Departemen Kehutanan, dengan :
•    Etat luas maksimum + 12.700 ha / 10 tahun atau rata-rata 1.270 ha / tahun
•    Etat volume maksimum + 792.200  m3 / 10 tahun atau rata-rata 79.220 m3 / tahun

Pemanenan di seluruh areal IUPHHK-HA PT. Indexim Utama  dengan menerapkan Reduce Impact Logging (RIL).

Adapun tahapan pelaksanaannya sebagai berikut :

1). Penandaan arah rebah pohon
2). Perencanaan jalan sarad dan TPn
3). Penandaan trase jalan sarad
4). Pembuatan lorong sarad
5). Penebangan jenis niagawi
6). Penyaradan
7). Pembuatan Cros drain dan merapikan bekas Tpn

Realisasi Produksi  IUPHHK-HA PT. Indexim Utama dari tahun 1977 s/d 2017

No. Tahun Penebangan RKT Target Tebangan Realisasi Tebangan Keterangan
Luas (Ha) Prod. (m3) Luas (Ha) Prod. (m3)
1. 1977 - 1978 730.00 27,600.00 420.00 15,596.99
2. 1978 - 1979 2,100.00 111,000.00 1,550.00 95,890.65
3. 1979 - 1980 2,100.00 76,000.00 1,700.00 63,242.13
4. 1980 - 1981 900.00 27,000.00 100.00 148.93
5. 1981 - 1982 - - - - vacum
6. 1982 - 1983 400.00 20,000.00 292.00 14,638.29
7. 1983 - 1984 350.00 20,000.00 55.00 2,349.74
8. 1984 - 1985 1,400.00 60,000.00 500.00 13,280.29
9. 1985 - 1986 1,200.00 60,000.00 300.00 13,488.56
10. 1986 - 1987 1,000.00 50,000.00 500.00 28,071.21
11. 1987 - 1988 1,200.00 60,000.00 1,000.00 40,446.79
12. 1988 - 1989 1,000.00 60,000.00 900.00 52,252.95
13. 1989 - 1990 1,000.00 47,000.00 1,000.00 46,547.63
14. 1990 - 1991 1,150.00 50,000.00 1,150.00 50,001.35
15. 1991 - 1992 800.00 50,000.00 800.00 50,001.67
16. 1992 - 1993 900.00 65,000.00 900.00 65,004.44
17. 1993 - 1994 600.00 44,800.00 590.00 44,197.66
18. 1994 - 1995 700.00 35,750.00 491.32 26,936.20
19. 1995 - 1996 700.00 37,500.00 705.00 37,502.00
20. 1996 - 1997 700.00 40,000.00 700.00 40,012.00
21. 1997 - 1998 700.00 56,000.00 727.78 56,019.97
22. 1998 - 1999 700.00 38,942.00 649.08 33,659.73
23. 1999 - 2000 1,004.62 67,606.00 667.58 42,661.78
24. April - Des. 2000 1,092.48 57,910.00 419.48 22,948.72 (Perub. th anggaran ke tahun Takwim)
25. 2001 1,317.04 72,448.00 1,317.04
66,274.98
26. 2002 1,329.00
65,554.00 977.64 42,885.53
27. 2003 1,226.40 68,200.00
Revisi RKT 2003 1,226.40 55,800.00 1,192.40 50,138.36
28. 2004 1,354.00 42,750.00 943.00 29,502.34 TPTI
2,250.00 31.48
2,258.64 Trace Jalan
45,000.00 974.48 31,760.98
29. 2005 973.00 39,800.00 741.00 25,941.25 TPTI
5,200.00
51.56 5,235.71 Trace Jalan
45,000.00 792.56 31,176.96
30. 2006 1,071.00 40,750.00
768.00 29,560.17 TPTI

4,250.00 46.12 4,313.99 Trace Jalan
45,000.00 814.12 33,874.16
31. 2007 1,224.00 60,069.00 655.00 30,691.04 TPTI
1,431.00 29.83 1,440.08 Trace Jalan
61,500.00 685.13 32,131.12
32. 2008 1,332.00 39,798.00 1,143.50 34,120.65 TPTI
1,202.00 8.48 269.51 Trace Jalan
41,000.00 1,151.98 34,390.16
33. 2009 1,192.00 38,304.00 1,083.00 35,415.98 TPTI
1,696.00 58.72 1,286.42 Trace Jalan
40,000.00 1,141.72
36,702.40
34. 2010 1,050.00 45,300.00 732.97 32,675.27 TPTI
1,150.00 4.10 213.30 Trace Jalan
46,450.00 737.07 32,888.57
35. 2011 1,076.43 47,838.00 651.90 26,391.74 TPTI
21,010.00 102.00 540.33 Trace Jalan
68,848.00 753.90 26,932.07
36. 2012 1,215.00 30,605.00 1,156.00 29,470.98 TPTI
1,195.00 1,190.77 Trace Jalan
30,661.74
37. 2013 1,332.00 46,857.00 1,183.00 42,842.00 TPTI
30.00 28.74 Trace Jalan
46,887.00 42,870.74
38. 2014 1,303.00 44,093.00 1,269.00 43,554.09 TPTI
907.00 906.33 Trace Jalan
45,000.00 44,460.42
39. 2015 1,258.00 54,855.00 686.10 34,733,14 TPTI
959.00 957.87 Trace Jalan
55,814.00 35,691.01
40. 2016 1,030.00 66,710.00 472.46 40,186.01 TPTI
690.00 691.00 Trace Jalan
67,400.00 40,877.01
41. 2017 1,168.00 69,010.00 483.00 32,398.05 TPTI
595.00 0 Trace Jalan
69,605.00 32,398.05
42. 2018 1,300.00 47,507.00 TPTI
Co 2017 300.00 9,593.00 TPTI
1,600.00 57,100.00
Jumlah dari Tahun 1977 s/d 2017
42,877.97 2,046,305.00 31,917.19 1,504,159.89
 

Reduced Impact Logging (RIL)

PDFCetakE-mail

Oleh Administrator Senin, 24 Oktober 2016 07:35

Berikut ini adalah Gambar - gambar kegiatan Monitoring dan Evaluasi penerapan Reduced Impact Logging di oleh Tim Tropical Forest Faundation Bpk. Hasbillah

Gambar 1.

 

 

Gambar 2.

 

Gambar 3

 

Gambar 4.

 

Gambar 6.

 

 

Penilaian Reduced Impact Logging (RIL)

Telah dilakukan oleh Tropical Forest Foundation (TFF) pada tanggal 28 Oktober s/d 2 Nopember 2019 dengan predikat Baik

 

 

Perencanaan

PDFCetakE-mail

Oleh administrator Selasa, 22 Oktober 2013 07:46

Tata Batas Areal IUPHHK

Realisasi Tata Batas Areal Kerja IUPHHK s/d Nopember 2019 sepanjang 157,18 Km (100%) sudah temu gelang dan sudah ditetapkan berdasarkan Surat BKPM No.8/1/IUPHHK-HA/PMDH/2017 tanggal 10 Maret 2017 seluas 52.246,04 Ha.

Pemasangan Tanda Batas Kawasan Lindung

Realisasi Pemasangan Tanda batas kawasan lindung s/d Nopember 2019 sepanjang 163,30 Km (100%)

Penataan Areal Kerja (PAK)

Realisasi PAK (Et-3) tahun 2018 untuk blok URKT 2021 (Blok Terakhir) seluas 1.169 Ha, 21 Petak

Inventarisasi Tegakan Sebelum Penebangan (ITSP)

Realisasi ITSP (ET-2) tahun 2019 untuk blok URKT 2021 (Blok Terakhir) seluas 1.169 Ha, 21 Petak

 

Pembukaan Wilayah Hutan (PWH)

Realisasi PWH (Et-1) Tahun 2019 di Blok RKT 2018 sepanjang 12,8 KM

 

Visi dan Misi

PDFCetakE-mail

Oleh Administrator Rabu, 25 April 2012 05:38

Komitmen PT Indexim Utama sebagai pemegang IUPHHK-Hutan Alam di tuangkan dalam bentuk visi dan misi yang menjadi pegangan dasar dalam malakukan kegiatan.

Selanjutnya...

 

Sejarah Perusahaan

PDFCetakE-mail

Oleh Administrator Rabu, 25 April 2012 05:28

Indexim Utama - Hutan Indexim Utama - Hutan

PT Indexim Utama adalah suatu perusahaan swasta nasional, dibidang pengelolaan hutan, yang telah diberi kepercayaan oleh Pemerintah untuk mengelola areal hutan dalam bentuk Ijin Usaha Pengelolaan Hasil Hutan Kayu pada Hutan Alam (IUPHHK-HA) di KalimantanTengah.

Selanjutnya...

   
indexim-map_resize.jpg
mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday50
mod_vvisit_counterYesterday124
mod_vvisit_counterThis week397
mod_vvisit_counterLast week1088
mod_vvisit_counterThis month50
mod_vvisit_counterLast month3794
mod_vvisit_counterAll days1399550

We have: 13 guests online
Your IP: 3.225.221.130
 , 
Today: Des 01, 2022